9 Kali

TENGGARONG -Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Festival Kampong Telihan (FKT) ke-II di Lapangan Bola Satria Desa Muara Muntai Ulu Kecamatan Muara Muntai, Sabtu (24/08/2019). Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan kegiatan tersebut akan dimasukkan dalam kalender event tahunan kabupaten Kukar sebagai pelestarian warisan leluhur di Muara Muntai. Ini merupakan pelaksanaan FKT yang ke dua, menurut saya jauh lebih baik dan lebih semarak dari tahun sebelumnya, tentunya tetap pertahankan dan perlu ditingkatkan lagi pelaksanaan FKT yang akan datang dengan mengemas lebih baik dan menarik lagi festival ini, agar dapat menarik wisatawan dari luar daerah,harap Edi.

Lebih lanjut Edi mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Pemkab Kukar, tentunya yang menjadi fokus pemerintah kabupaten saat ini adalah bagaimana infrastruktur pembangunan dan akses penghubung menuju objek wisata dapat terhubung degan baik. Akses penghubung merupakan salah satu permasalahan yang vital dalam pengembangan dan peningkatan pada pembangunan infrastruktur di Kukar, tentunya pemerintah daerah komitmen dan terus berupaya memperbaiki semua akses di kabupaten dengan baik, guna meningkatkan infrastruktur pembangunan dan ekonomi kerakyatan,ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, dengan konsep sinergitas antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, tanggung jawab sosial perusahaan, dan Dunia Usaha, akan terus berupaya mendorong peningkatkan dan menguatkan perekonomian masyarakat, terutama fokus pada sektor-sektor ekonomi kerakyatan yang berbasis sumber daya alam melalui sektor pariwisata, yakni salah satunya FKT. "Kami akan terus berupaya mendorong dan melakukan evaluasi peningkatan perekonomian khususnya dalam penguatan perekonomian di sektor pertanian dan pariwisata yang kedepanya diharapkan dapat menjadi leading sector,"kata Edi.

Sementara itu Camat Muara Muntai Muhammad Dahlan mengatakan kegiatan tersebut terlaksana sebagian besar berkat swadaya masayarakat. “Ini wujud nyata semangat betulungan etam bisa masyarakat Muara Muntai dalam melakasanakan FKT tahun ini, walaupun cukup baik dari tahun sebelumnya, tentunya kami berharap kedepan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dapat memfasilitasi FKT tahun yang akan datang," harap Dahlan. Dahlan mengatakan festival tersebut digelar karena kebanggan atas infrastruktur jalan berkonstruksi kayu telihan (ulin) yang ada di Muara Muntai. Dalam festival tersebut ditampilkan kesenian dan tradisi setempat, serta produk kuliner atau kerajinan hasil warga Muara Muntai. Termasuk melaksanakan makan "beseprah", atau makan duduk bersama antara pemerintah dan masyarakat secara adat Kutai. Untuk diketahui pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, Camat Muara Muntai Muhammad Dahlan, Anggota DPRD kabupaten Kukar Sopan Sopian, kepala Dinas Pariwisata Sri Wahyuni dan ketua panitia. (Medsi 02)*

Edi Menanam Sekaligus Panen Selada Hidroponik di Loa Janan

Berita Sebelumnya

Pantau Pelayanan Kesehatan, Bupati Tinjau Puskesmas KM 4 Loa Janan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di INFO KUKAR

Tinggalkan Komentar