6 Kali

TENGGARONG -Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, melakukan penanaman sekaligus panen selada dan seledri secara hidroponik di areal Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kolam pemijahan dan bibit ikan gurami unggul milik Kelompok Gurame Lestari dusun Marga Mulya Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan, pekan lalu. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Publik Dafip Haryanto, para kepala OPD terkait , Camat Loa Janan Muhaji, unsur Muspika dan seluruh pengurus dan anggota KTNA Loa Janan. Menurut Sutikno, Program penanaman selada dan selederi hidroponik oleh kelompok KTNA Desa Purwajaya ini, berada dilahan 6 x 8 meter dan sudah beberapa kali panen.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar dengan KTNA Desa Purwajaya, serta merupakan salah satu bentuk program tanggung jawab social PT Anugerah Bara Kaltim dan mitra kerja. "Hidroponik ini sudah lama dilakukan oleh hampir semua kelompok tani di Kukar, selain ramah lingkungan, menambah penghasilan ibu-ibu rumah tangga. Hasil panen sudah ada yang menampung dan tidak usah dikhawatirkan, karena sudah ada pihak perusahaan yang bersedia menampung hasil panen untuk petani untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dengan mengutamakan produk lokal disekitarnya baik itu hasil pertanain dalam arti luas dan sebagainya," ujar Sutikno.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah mengapresiasi kepada para pemuda yang tergabung dalam dalam KTNA Loa Janan. Apa yang dilakukan KTNA Loa Janan itu diharapkannya dapat merubah pola pikir anak muda yang menganggap pertanian itu identik dengan berlumpur. "Dalam fikiran pemuda kita petani identik dengan lumpur, padahal pertanian sekarang bergeser pada manajemen dan teknologi, termasuk hidroponik ini. Apa yang dilakukan kelompok petani disini sebagai alternatif bercocok tanam tanpa tanah untuk berproses menghilangkan anggapan bertani itu berlumpur," ujarnya. Dikatakannya, Pemkab Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar telah berupaya menggali pola pikir para generasi muda untuk masuk di sektor pertanian. Karena sektor pertanian ini cukup menjanjikan, dan ruang untuk tenaga kerjanya cukup tinggi. "Hal ini sejalan dari upaya transformasi ekonomi Pemkab Kukar yang pelan-pelan bergeser dari sumberdaya alam tak terbarukan, kepada sumberdaya alam yang dapat diperbaharui, dalam hal ini sektor pertanian dalam arti luas dan pariwisata," demikian ujarnya. ( Medsi 04 ).

MTQ ke 41, Kukar Siap Pertahankan Juara Umum

Berita Sebelumnya

Bupati Buka festival Kampong Telihan II di Muara Muntai

Berita Selanjutnya

Yang Lain di INFO KUKAR

Tinggalkan Komentar