9 Kali

TENGGARONG -Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura secara resmi mengakhiri pelaksanaan Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2019, pada Senin (16/09) pagi lewat upacara merebahkan Ayu. Upacara adat yang berlangsung khitmad dan sederhana itu digelar di ruang Stingkil Keraton Kutai Kartanegara atau Meseum Mulawarman Tenggarong.

Proses merebahkan tiang Ayu itu dilakukan 6 orang yaitu Bupati Kukar Edi Damansyah, Adji Pangeran Mustawan, Adji Raden Syahrin Pranoto, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kukar Bambang Arwanto, dan Misra Banau. Proses tersebut dipimpin Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI H Adji Muhammad Arifin.

Setelah Ayu rebah, dilanjutkan dengan pemberian tempong tawar dan beras kuning oleh Sultan Kutai kepada Ayu. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan doa selamat yang dipimpin Plt Kemenag Kukar H Nasrun sebagai tanda rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa Erau berlangsung sukses.

Usai melaksanakan upacara merebahkan Ayu, seluruh kerabat keraton mulai dari panitia, petugas adat, belian dan dewa hingga pasukan kesultanan, menghaturkan sembah dan menyalami Sultan Kutai. "Dengan dilaksanakannya merebahkan Ayu, maka Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura resmi berakhir," ujar Raden Dhanur Dwi Jatmiko mewakili Sultan Kutai.

pada kesempatan itu, Ia juga berterimakasih kepada pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya Erau tersebut, terutama Pemkab Kukar serta seluruh masyarakat Tenggarong dan masyarakat Kukar pada umumnya. "Terimakasih atas dukungannya, sehingga pelaksanaan Erau tahun ini berjalan lancar dan sukses," terangnya. (Abdul Rahman/Medsi05)

Bupati Dorong Pengembangan Seni Pertunjukan di Kukar

Berita Sebelumnya

Apresiasi PERBAFI Challange, Bupati Kukar Dorong Pembentukan Formi Kukar

Berita Selanjutnya

Yang Lain di INFO KUKAR

Tinggalkan Komentar